Kajian Muslimah (02 April 2013)

Hari/tanggal  : Selasa, 02 April 2013

Waktu           : 16.15-18.00

Tempat         : Tempat Penitipan Anak STKS Bandung

Tema            : “Proud To Be Me Proud To Be A Muslim”

Pemateri       : Teh Gemah Arfiyah

 

Resume

“Setiap anak yang lahir dilahirkan di atas fitrah, kedua orang tuanya lah yang menjadikan yahudi, nasrani atau majusi” (HR. Bukhori Muslim)

Hadits tersebut menyampaikan bahwa fitrah setiap manusia yang terlahir ke bumi Allah ini adalah menjadi seorang muslim. Akan tetapi, setiap manusia yang satu berbeda keyakinan dengan yang lain karena pilihan atau keyakinan yang dianut oleh orang tua. Oleh karena itu, pertanyaan “mengapa aku islam?” perlu dipertanyakan bagi siapa yang menganut agama Allah, agama yang diridhoi oleh Allah, mengapa mereka menjadi muslim. Apakah memang sudah tahu bahwa Islam adalah agama yang dirahmati Allah atau sekedar mengikuti orang tua saja? Ini jawabannya..

Kita harus tahu terlebih dahulu, “dari mana kita berasal? Untuk apa kita ada di dunia? Dan ke mana kita akan bermuara?”

Jawabannya, sebelum kita terlahir di dunia Allah SWT menciptakan kita dengan segala aturan (syariah) untuk menjalani segala aktivitas di dunia. Kemudian, setelah kita mejalankan amal pada hidup kita di dunia untuk memperoleh hasil apakah neraka atau surga tempat kita bermuara sejatinya, kita kembali dalam penghisaban di akhirat. Kita dimintai pertanggungjawaban atas apa yang kita lakukan.

Ketika kita sudah mampu menjawab 3 pertanyaan di atas, itu adalah indikator bahwa seseorang memiliki iman di hatinya. Keimanan adalah pemikiran menyeluruh mengenai alam, manusia, kehidupan, dan hubungan ketiganya dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya. Selain itu, seorang yang beriman adalah orang yang wajib beriman pula kepada syariah Islam secara total karena penolakan seseorang terhadap aturan Allah secara keseluruhan atau hukum-hukum qath’i secara rinci, dapat menyebabkan kekafiran.

Pertanyaan yang muncul berikutnya adalah, “mengapa manusia membutuhkan syariat Allah?” mari diperinci..

Syariah, secara literal adalah Mawrid al-Ma’  berarti sumber mata air. Sedangkan secara terminologis, syariah adalah sistem yang mengatur hubungan antara manusia dengan Allah, dirinya dan sesama-nya (Mahmud Syaltut, al-Islam Aqidatan wa Syari’atan).

 

Ada Apa di Balik Penerapan Syariah Islam?

  1. Menjaga agama, seperti hukuman bunuh bagi orang murtad
  2. Menjaga keturunan, seperti hukum wajibnya memenuhi kebu-tuhan seksual melalui pernikahan, bukan perzinaan
  3. Menjaga kehormatan, seperti diharamkannya qadzaf
  4. Menjaga akal, seperti diharamkannya minuman keras, narko-ba, dan sejenisnya.
  5. Menjaga harta, seperti diharamkannya pencurian, dan dipo-tongnya tangan pencuri.
  6. Menjaga jiwa, seperti diharamkannya membunuh orang yang haram darahnya, dan sanksi qishash bagi pelakunya.
  7. Menjaga negara, seperti diharamkannya sparatisme, dan diperanginya kaum separatis

 

Jadi, mengapa kita harus menjalankan dan menegakkan syariah ?

  1. Karena manusia diciptakan oleh Allah (makhluk)
  2. Karena manusia akan mati dan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah di akhirat (Hisab)
  3. Maka, syariat Allah bagi manusia di dunia merupakan penjelas dan penghubung antara apa yang akan dipertanggungjawabkan dan bagaimana konsekuensi pertang-gungjawaban? diterima atau ditolak oleh Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: